Selasa, 26 Januari 2010 12:15 WIB News Share :

Bangun fasilitas SEA Games telan Rp 1,5 triliun

Palembang– Pembangunan fasilitas SEA Games yang dipusatkan di Jakabaring Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) dan pelaksanaannya dimulai tahun 2010 ini membutuhkan dana sekitar Rp1,5 trilun.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin di hadapan Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Gita Irawan Wirjawan di Palembang, Selasa mengatakan, dana tersebut, antara lain untuk pembangunan lapangan golf, kolam renang, dayung, wisma atlet, lapangan menembak, stadion atletik dan infra struktur lainnya.

Dana tersebut semuanya dari pihak ketiga dan tidak menggunakan APBD Provinsi Sumsel.

Lebih lanjut dia mengatakan, pelaksanaan pembanguna fasilitas SEA Games itu karena provinsi Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara yang akan dilaksanakan tahun 2011 mendatang.

“Bahkan provinsi ini diperkirakan akan menjadi penyelenggara 20 cabang olah raga dari 38 yang dipertandingkan pada pesta olahraga tingkat internasional tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya mulai mempersiapkan diri sejak sekarang dengan membangun berbagai fasilitas pendukung pelaksanaan pesta olahraga dua tahunan tersebut terutama pembangunan lapangan tempat pertandingan.

Lapangan olah raga tempat pertandingan tersebut semuanya bertaraf internasional yang diharapkan setelah SEA Games nantinya setiap petrtandingan dapat dilaksanakan di Palembang.
Menurut dia, selain itu provinsi Sumsel akan menjadi tuan rumah pembukaan pesta olahraga multi iven tersebut dan itu sudah ada kejelasaan dari KONI Pusat sehingga perlu disukseskan bersama.

Untuk menyemarakan kegiatan tersebut nantinya bendera SEA Games akan diarak keliling Kota Palembang terutama untuk mensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa Sumsel siap menjadi tuan rumah.

ant/isw

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…