iklanbook.com
Senin, 25 Januari 2010 14:54 WIB Hukum Share :

Uang nasabah BCA Rp 200 juta dirampok

Tasikmalaya–Uang milik nasabah BCA Tasikmalaya sebesar Rp 200 juta dirampok ketika mobil milik nasabah sedang parkir dipinggiran jalan Otitista, kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (25/1).

Perisitiwa yang diketahui terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, dipusat keramaian kota tersebut sempat menjadi tontonan warga yang bertepatan dengan waktu jam istirahat kerja.

Korban sebagai pengusaha kelontong di Tasikmalaya, Agus Salim (40) warga Cicompret, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, dirampok saat dirinya sedang makan siang disebuah warung nasi sekitar 50 meter dari jarak mobil miliknya yang diparkir.

Peristiwa tersebut diketahui ketika alarm mobil Toyota Kijang nopol D 1172 UN berbunyi, hingga Agus melakukan pengecekan dan melihat kaca pintu kiri depan sudah dalam keadaan pecah.

Sedangkan uang yang baru diambilnya dari Bank BCA kemudian disimpan dibawah jok depan mobil telah hilang dibawa kabur maling yang tidak diketahui ciri-ciri pelakunya.

“Saat alarm mobil bunyi saya langsung lihat mobil, dan ternyata kaca mobil sudah pecah dan uang yang saya simpan di bawah jok sudah raib,” katanya di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut membuat, Agus shock karena uang miliknya yang dikirim dari pelanggan hasil dari penjualan usahanya dengan sekejap digondol pencuri.

Ia sebelumnya tidak menaruh perasaan curiga ketika keluar dari Bank bersama satu orang rekannya Enjang (28), kemudian melajukan kendaraannya tidak jauh dari Bank dan mampir ke sebuah warung nasi untuk makan siang.

“Saya tidak merasa ada yang dibuntuti, saya sengaja simpan uang dibawah jok, karena saya yakin tidak ada yang tahu, tapi kenyataannya, maling itu tahu,” kata Agus yang merasa heran uang miliknya dibawah jok mobil diketahui pencuri.

Sementara itu, peristiwa tersebut akhirnya jajaran kepolisian dari Polresta Tasikmalaya dipimpin langsung kasat Reskirim Harso Pujahartono, bersama anggotan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, dan memintai keterangan dari masyarakat setempat.

Namun, kata Harso pihak kepolisian, dari keterangan warga termasuk pedagang pinggiran jalan tidak mengetahui persis peristiwa perampokan.

“Kami masih melakukan penyelidikan, dan memintai keterangan dari masyarakat, namun peristiwa ini tidak ada yang mengetahui secara pasti saat kejadiannya,” katanya.

Menurut Harso, aksi perampokan dengan membongkar kaca mobil, diduga pelaku telah membuntuti korban sejak di Bank, hingga perampokan melakukan aksinya ketika korban yang sedang makan siang meninggalkan uang yang disimpan di mobil.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pelayanan Medis Olahraga

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (18/10/2017). Esai ini karya Rumi Iqbal Doewes, dosen di Program Studi Kepelatihan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah king.doewes@staff.uns.ac.id. Solopos.com, SOLO–Pencinta sepak bola Indonesia pantas berduka….