Senin, 25 Januari 2010 11:55 WIB Sport Share :

Tujuh atlet Jateng masuk tim Thomas-Uber


Semarang–
Tujuh pebulu tangkis Jawa Tengah berhasil masuk tim Indonesia yang dipersiapkan tampil pada perebutan Piala Thomas dan Uber yang berlangsung di Malaysia, 9-16 Mei 2010.

Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah HM Anwari ketika dihubungi dari Semarang, Senin, mengatakan, mereka terdiri dari tiga putra dan empat putri.

Ketujuh pebulu tangkis Jateng yang masuk adalah Ryan Sukmawan, Jonathan Suryatama (tim Piala Thomas untuk ganda putra), kemudian Maria Febe Kusumastuti dan Maria Kristin (tunggal putri), serta pasangan Shendy Puspa dan Meiliana Jauhari untuk ganda putri (Piala Uber).

Ketika ditanya soal nomor urut Maria Kristin yang berada di bawah Maria Febe Kusumastuti dan Ardiyanti Firdasari (DKI) Jakarta, dia mengatakan, memang peringkat nasional maupun dunia Maria Kristin di bawah mereka.

Untuk nasional, kata dia, peraih medali perunggu Olimpiade 2008 Beijing, China, tersebut, memang di urutan ketiga setelah Firdasari dan Maria Febe.

Bahkan, kata dia, pada kejurnas bulu tangkis di Surabaya, 26-30 Januari 2010, Maria Kristin hanya menempati unggulan ketiga di bawah Ardiyanti Firdasari (unggulan pertama) dan Maria Febe (unggulan kedua).

Ketika ditanya masuknya dua pebulu tangkis nonpelatnas, yaitu Taufik Hidayat dan Alvent Yulianto (putra), kemudian Maria Febe dan aprilia Yuswandari (putri,), Anwari yang juga Kasubdin Pengembangan Daerah PB PBSI, mengatakan, tidak masalah karena ini demi nama bangsa dan negara.

“Saya kira masuknya mereka untuk menambah kekuatan baik pada perebutan lambang supremasi bulu tangki beregu putra dunia (Thomas) dan beregu putri dunia (Uber),” katanya menegaskan.

Sebelum tim Thomas dan Uber bisa berlaga di Malaysia maka mereka harus berjuang terlebih dulu pada babak penyisihan zona Asia yang berlangsung di Thailand, 22-28 Februari 2010.

ant/isw

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…