Senin, 25 Januari 2010 17:36 WIB News Share :

Siswa SD Antasan Besar Banjarmasin heboh lihat UFO


Banjarmasin–
Sejumlah siswa SDN Rujukan Antasan Besar 7 Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) dihebohkan melihat benda besar berbentuk pesawat misterius atau UFO yang medekati matahari.

Salah seorang Siswa SDN Rujukan Antasan Besar 7 Banjarmasin, William di Banjarmasin, Jum’at mengatakan, saat keluar kelas bersama teman-temannya melihat ke atas langit dan terlihat jelas ada benda besar mendekati matahari.

Melihat hal tersebut dia bersama teman-teman sempat mengabadikan peristiwa yang tak pernah dilihat sebelumnya.

“Saya melihat ada benda besar bergerak mendekati matahari diiringi dengan pelangi memutari benda tersebut, saya yakin itu UFO,” lanjutnya.

Bukan itu saja, anak yang duduk dikelas 6 unggulan SDN Rujukan Antasan Besar 7 itu mengaku bersama teman dan pihak guru setempat heboh untuk mengabadikan peristiwa tersebut.

Sementara itu, Guru SDN Rujukan Antasan Besar 7 Banjarmasin, Rahman menuturkan bahwa hal tersebut adalah sebuah peristiwa alam yang berbentuk lingkaran hitam besar berjalan mendekati matahari.

Setelah adanya benda hitam tersebut mendekati matahari muncul satu lagi benda berbentuk cincin yang disekitarnya bersamaan dengan munculnya pelangi.

Pelangi yang bersamaan muncul dengan benda yang berbentuk cincin tersebut langsung mengelilingi matahari.

Peristiwa tersebut, tutur Rahman, terjadi sekitar pukul 11:00 Wita dan baru pertama kali dia lihat adanya peristiwa tersebut.

“Peristiwa alam yang ganjil dan cukup langka itu baru sekali saya lihat seumur hidup, benda besar dikelilingi awan hitam mendekati matahari dan muncul lagi benda berbentuk cnicin bersama pelangi disekitarnya,” demikian Rahman.

Pergerakan benda aneh tersebut berlangsung cukup lama sehingga banyak siswa dan warga yang mengabadikan baik dalam bentuk gambar maupun video melalui peralatan seadanya ada yang menggunakan telepon genggam dan kamera digital biasa.

ant/isw

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….