Senin, 25 Januari 2010 10:03 WIB Ekonomi Share :

Rupiah melemah 30 poin

Jakarta--Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan awal pekan ini dengan melemah tipis. Rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan di tengah pasar finansial global yang sedang ‘batuk-batuk’.

Pada perdagangan Senin (25/1), rupiah dibuka melemah tipis ke level 9.370 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.340 per dolar AS.

Pelemahan rupiah sudah terjadi sejak pekan lalu dan untuk pertama kalinya kembali menembus level 9.300 per dolar AS. Sejumlah sentimen negatif termasuk kebijakan dari China untuk memperketat kredit membuat mata uang regional lainnya juga bertumbangan.

Investor kini cenderung memilih mata uang yang aman meski berimbal hasil rendah, dan menghindari mata uang yang lebih berisiko.

Ekonom BII, Samuel Ringoringo memperkirakan rupiah akan bergerak pada rentang yang lebar di 9.300-9.450 per dolar AS sepanjang pekan ini.

“Rupiah yang memang sudah menguat ke kisaran 9,200 pada awal Januari sedang menghadapi momentum profit taking bersamaan dengan sentimen global tadi. Lagipula, permintaan dollar AS (untuk pembayaran utang maupun kebutuhan impor) biasanya cukup besar pada akhir bulan,” urai Samuel.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…