Senin, 25 Januari 2010 11:44 WIB News Share :

Pansus minta Sri Mulyani serahkan data KSSK

Jakarta--Pansus Hak Angket Bank Century merasa kecewa karena Mantan Ketua KSSK Sri Mulyani tidak kunjung menyerahkan data KSSK. Padahal Sri Mulyani sudah mengangguk bersedia saat data itu diminta Pansus.

“Sudah kita kirimkan surat kepada mantan Ketua KSSK mengenai permintaan data rapat konsultasi KSSK tanggal 13, 14, 18, 19, 20, dan 21 Novermber 2008. Kami tidak menyebut tidak koordinatif, faktanya data yang kita minta terlambat dan belum semua,” keluh Ketua Pansus Idrus Marham sebelum rapat Pansus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/1).

Data-data yang belum diserahkan Sri Mulyani, menurut Idrus, adalah data-data vital yang sangat diperlukan oleh Pansus Century. Dengan data inilah pansus bisa segera mencocokkan dengan penjelasan saksi.

“Teleconference, rekaman, transkrip, notulen, kita minta semua,” papar politisi Partai Golkar ini.

Idrus menghimbau agar Sri Mulyani segera menyerahkan data tersebut. Urgensi data sangat mempengaruhi nasib Pansus yang menjelang akhir masa kerjanya ini.

“Tidak ada alasan untuk tidak menyerahkan kepada panitia angket. Kalau kita terlambat, ya, apa kita dunia,” tutup Idrus.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…