Senin, 25 Januari 2010 14:00 WIB News Share :

Kolor Ijo kembali resahkan warga

Sumba--Seorang ABG mengaku ditelanjangi oleh makhluk yang mengenakan kolor berwarna hijau. Warga pun melaporkan kejadian tersebut ke aparat desadan Polres Sumba Timur.

Pasangan suami istri Ahmad dan Nursiah mengaku diganggu makhluk berwajah genderuwo mengenakan pakaian celana dalam berwarna hijau. Pengakuan itu membuat warga Kota Waingapu mencekam ketakutan dan menutup pintu rapat-rapat serta mengadakan siskamling.

Para ayah yang memilik anak perempuan yang baru gede (ABG) menjaga ekstra ketat anaknya untuk menghindari gangguan makhluk yang meneror mereka. Warga yang diganggupun melaporkan kejadian yang menimpa mereka keaparat terkait.

Salah satu keluarga yang melapor adalah Nadia, orangtuanya melaporkan kalau anak mereka yang berusia 11 tahun ditelanjangi bulat-bulat oleh mahluk tersebut.

Nadia tidaklah sendiri, yang mengaku jadi korban, sejumlah anak gadis yang mulai beranjak remaja juga mengaku digerayangi makluk menyeramkan, tidak berbaju dan hanya mengenakan kolor berwarna hijau. Seluruh tubuhnya disebutkan berwarna hitam mengkilat dan mengeluarkan bau amis.

“Kita diganggu sama mahluk itu, tahu-tahu sudah berada di kamar kita,” ujar Ningsih, Senin (25/1).

Tidak hanya anak gadis dan remaja putri yang mengaku diganggu makluk yang hingga kini masih belum diketahui bentuknya itu. Seorang ibu juga mengaku sempat didatangi dan diganggu saat sedang berada ditempat tidur.

Aparat Polres Sumba Timur hingga kini terus melakukan penyelidikan terkait isu itu. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan hingga kini warga terus berjaga-jaga dan melakukan siskamling. Kehidupan wargapun mulai terbalik, ketika siang kampung nampak lenggang beristirahat dan kalau malam warga bergadang untuk menjaga didatangi makhluk tersebut.

inilah/fid

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…