Senin, 25 Januari 2010 14:25 WIB News Share :

Bonek brutal, Kerugian PT KA bengkak jadi Rp 269 juta


Jakarta–
Kerugian PT Kereta Api akibat ulah anarkisme bonek serta lemparan batu warga membengkak. Terakhir tercatat kerugian PT Kereta Api mencapai Rp 269 juta.

Kerugian ini baru berasal dari dua kereta api yang mengangkut para bonek yaitu Kereta Api Luar Biasa dan Kereta Api Pasundan. “Masalahnya, kereta api-kereta api lainnya yang menuju ke Surabaya juga tak luput dari lemparan batu warga,” kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi (PT KA Daop) VIII Surabaya Nur Amin, Senin (25/1) di Surabaya.

Menurut Nur Amin, kerusakan dua kereta pengangkut bonek antara lain meliputi kaca pecah, jok rusak, jendela rusak, kipas angin rusak, lampu pecah, dan kebakaran di dalam kereta akibat lemparan bom molotov dari warga. Hal ini terjadi karena KA menjadi sasaran lemparan batu dan bom molotov luar biasa saat melintasi kawasan kota Solo.

KA Pasundan misalnya, langsung dihujani lemparan batu saat memasuki kota Solo, tepatnya di antara Stasiun Purwosari dan Stasiun Solo Jebres. Sebelumnya, KA Luar Biasa juga mengalami hal sama.

kcm/isw

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…