Senin, 25 Januari 2010 16:03 WIB News Share :

BNI percepat ATM chip


Jakarta–
Bank BNI meningkatkan keamanan dana nasabah dengan mempercepat proses penggunaan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) berbasis chip setelah kasus pembobolan di Bali.

“Tahun depan kami berusaha ATM berbasis chip sudah terlaksana,” kata Direktur Bank BNI Bien Subiantoro, seusai penandatangan kerja sama dengan PT Pos Indonesia (Posindo) di Jakarta, Senin.

Menurut Bien, ATM yang berbasis magnetik yang saat ini digunakan memang mudah sekali datanya dibaca oleh para pembobol, sehingga perlu mempercepat proses pergantian ke sistem chip.

Bank Indonesia sebenarnya masih memberikan kelonggaran penggunaan kartu debet (ATM) berbasis chip sekitar empat hingga lima tahun mendatang. Kartu berbasis chip baru diwajibkan per Januari 2010 pada penggunaan kartu kredit.

Dia mengakui bahwa kendala utama pergantian kartua ATM berbasis magnetik ke chip adalah masalah biaya serta jumlah kartu yang lebih banyak. “Kalau kartu kredit kami sudah 100 persen berbasis chip, untuk ATM belum karena biaya dan jumlahnya lebih besar.

Bien mengatakan jumlah kartu kredit Bank BNI sekitar satu juta sedangkan kartu ATM mencapai 6 juta dari 11 juta nasabah.

Ketika ditanya tentang jumlah nasabah yang mengalami kerugian akibat “skimming” (pencurian data) di Bali pekan lalu, Bien menjawab tidak mengalami perubahan.

Sebagaimana diketahui sebanyak 19 nasabah Bank BNI telah dibobol dengan kerugian sekitar Rp200 juta.

Berdasarkan verifikasi Bank BNI, kejadian pembobolan dana nasabah tersebut hanya terjadi di daerah Denpasar, dari 86 mensin ATM BNI hanya ada dua mesin yang terjadi pembobolan. BNI sampai saat ini memiliki 4.000 ATM dan ditambah 10 ribu ATM link serta 15 ribu ATM bersama.

ant/isw

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…