Minggu, 24 Januari 2010 15:04 WIB News Share :

Ribuan suporter Persebaya tiba

Surabaya–Ribuan suporter Persebaya (bonekmania) akhirnya tiba di Kota Surabaya, Minggu (24/1), setelah menyaksikan pertandingan kesebelasan Persebaya melawan Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat Bandung, Sabtu (23/1).

Bonekmania tiba di Stasiun Wonokromo Surabaya sekitar  pukul 13.15 WIB dengan menggunakan kereta khusus yang berjumlah 10 gerbong.  Kedatangan ribuan bonek tersebut menjadi perhatian penumpang-penumpang kereta lainnya.

Para bonek tersebut mendapat nasi bungkus yang sudah disediakan oleh Pemkot Surabaya sebanyak 2.000 bungkus. “Saya benar-benar lapar karena dari tadi pagi belum makan,” kata salah soeorang Bonekmania asal Sidoarjo, Sigit.

Menurut sigit, dalam perjalanan menuju Surabaya, bonekmania sempat dilempari batu oleh warga saat melintasi Kota Solo, Jawa Tengah. “Kami tidak memulai, tapi mereka melempari batu duluan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu bonekmania yang menjadi korban pelemparan baru, Muhammad Khoirudi warga Tanggulangin Sidoarjo mengaku kepalanya sempat bocor akibat dilempari batu oleh warga di Solo.

“Kepala saya masih sakit karena lemparan batu itu. Tadi darahnya sempat keluar banyak sehingga saya perban dengan kain,” katanya.

Sementara itu, Wakapolwiltabes Surabaya AKBP Setija Junianta saat menunggu kedatangan bonekmania di Stasiun Wonokromo mengatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan 2.000 personel di tiga stasiun, yakni Wonokromo, Gubeng dan Semut.

“Kami sudah mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat kedatangan bonek. Untuk itu kami telah siagakan personel keamanan di tiga stasiun itu,” katanya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya mengimbau kepada para suporter agar tertib saat tiba di stasiun.
“Kami mohon kepada para suporter yang berada di atas gerbong segera masuk ke stasiun, karena kereta dilanjutkan perjalanannya ke Stasiun Gubeng,” katanya.

Diketahui hasil pertandingan antara Persib dengan Persebaya berakhir dengan skor 4-2. Kekalahan Persebaya tersebut sempat membuat emosi Bonekmania baik saat berada di Stadion Jalak Harupat Bandung, maupun dalam perjalanan pulang dengan kereta api.

ant/fid

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…