Minggu, 24 Januari 2010 15:10 WIB Solo Share :

Lagi, wartawan jadi sasaran Bonek

Solo (Espos)–Aksi kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi, Minggu (24/1). Kali ini menimpa Erwin Kartinawati, wartawati televisi lokal Solo TA TV, saat meliput kedatangan bonek di Stasiun Jebres Solo.

Informasi yang dihimpun Espos, Minggu, menyebutkan aksi itu terjadi saat korban tengah meliput kedatangan ribuan bonek dari Bandung yang menggunakan KA KLB. KA dengan 10 rangkaian gerbong itu tidak berhenti di Stasiun Jebres. Namun, dari sejumlah saksi, sempat terjadi aksi lempar yang dilakukan oleh para bonek dan warga. Aksi ini sempat membuat ketegangan. Ratusan personel dari Poltabes Solo dan Brimob BS disiagakan di sekitar Stasiun Jebres. Namun, korban yang saat itu berada di belakang barikade polisi, terkena lemparan batu dan mengenai pelipis. Akibat peristiwa itu, Nia harus mendapat perawatan di RS dr Oen Kandangsapi dan memperoleh sebanyk 7 jahitan di luka tersebut.

Sementara, dari pantauan, ratusan warga Solo dan sekitarnya melakukan penjagaan di sekitar rel untuk menanti kedatangan para suporter Surabaya tersebut. Mereka tidak hanya di pinggir rel, tetapi juga berada di atas jembatan di daerah Ngemplak, Solo dan Stasiun Purwosari.

tsa/fid

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…