Minggu, 24 Januari 2010 22:51 WIB Pendidikan Share :

Dana desa vokasi Kota Solo diprediksi batal

Solo (Espos)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo memprediksi alokasi dana desa vokasi di Kota Solo senilai Rp 450 juta batal. Hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan ketentuan dan peraturan pencairan dana.

Alokasi dana tersebut ditujukan untuk pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), ada tiga daerah yang rencana akan mendapatkan dana tersebut meliputi Kelurahan Sangkrah, Kadipiro dan Pajang.

Menurut Kepala Disdikpora Solo, Rakhmat Sutomo, dana tersebut masih tertahan di pemerintah provinsi karena berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur pencairan dana tersebut langsung diberikan ke rekening desa.

Sementara, di Kota Solo tidak memiliki desa dan belum ada petunjuk lebih lanjut mengenai pencairan dana itu.

“Tidak ada yang berani mencairkan dana, karena adanya miscommunication antara pemerintah Kota dan Provinsi,” jelasnya ketika dihubungi Espos, Sabtu (23/1).

Dia mengatakan, untuk mencairkan dana tersebut harus ada perubahan peraturan terkait desa vokasi itu sehingga pihak kelurahan mendapatkan alokasi pemberdayaan potensi masyarakat. Untuk program desa vokasi 2009 tersebut, sambung dia, belum dapat direalisasikan secara pasti. Kendati demikian, dapat dimungkinkan pencairan dana dikucurkan pada tahun ini.

Berdasarkan data yang dihimpun Espos, setiap kelurahan mengajukan lima program kewirausahaan (KWU) dimana setiap program mendapatkan alokasi dana senilai Rp 30 juta. Ketentuan program yang diajukan di masing-masing wilayah, ditentukan karakteristik dan ketersediaan bahan baku maupun tenaga terampil.

Menurut Lurah Kadipiro,Hendro Pramono, ada lima program untuk desa vokasi di antaranya budidaya jamur kuping, kerajinan koran bekas, bisnis katering, pengelolaan kompos dan handycraft manik-manik, total dana yang dibutuhkan untuk merintis usaha tersebut Rp 150 juta.

das

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…