Minggu, 24 Januari 2010 17:26 WIB News Share :

Ambar pimpin DPD II Golkar Kabupaten Semarang

Ungaran (Espos)–Musyawarah Daerah DPD II Golkar Kabupaten Semarang yang digelar untuk memilih ketua baru, Sabtu (23/1), diduga sarat money politic. Ini terjadi lantaran jalannya Musda tersebut diwarnai aksi pengembalian uang oleh sejumlah pengurus yang memiliki hak suara.

Sementara hasil Musda yang digelar di Gedung PKK Ungaran itu menempatkan Wakil Bupati Semarang, Siti Ambar Fathonah menjadi orang nomor satu di kepengurusan DPD II.

Ia mengalahkan rivalnya yang juga incumbent, Purnomo, yang pada pertengahan acara mengundurkan diri.

Hasil Musda tersebut semakin memantapkan langkah Ambar untuk kembali maju bertarung dalam Pilbup Semarang 2010. Golkar harus berkoalisi untuk bisa mengusung pasangan calon bupati- calon wakil bupati karena raihan suara kurang dari 15 persen.

Aksi pengembalian uang dalam Musda tersebut salah satunya dilakukan oleh Ketua Anggatan Muda Partai Golkar (AMPG), Bambang Supriyadi. Ia mengaku diberi uang muka senilai Rp 5 juta yang merupakan uang muka dari total Rp 25 juta yang akan ia terima.

“Ini tidak mendidik. Bagaimana mau berdemokrasi, kalau terkontaminasi money politic,” paparnya.

Bambang mengaku siap untuk diklarifikasi menyangkut dugaan money politic tersebut. Sementara ketua panitia Musda, Suparso, mengaku baru mengetahui adanya dugaan money politic tersebut dalam pelaksanaan Musda tersebut.

kha

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…