Sabtu, 23 Januari 2010 12:07 WIB Solo Share :

Seratusan wartawan Soloraya demo kecam aksi anarkis Bonek

Solo–Seratusan wartawan Soloraya tergabung dalam Forum Wartawan Surakarta (FWS) mengecam keras aksi anarkis para suporter Persebaya yang biasa dikenal bondo nekat (Bonek), Jumat (22/1) hingga menyebabkan jatuhnya korban dan perusakan di sejumlah fasilitas publik.

FWS juga menyayangkan kekurangsigapan aparat dan keputusan PT KA memberangkat rangkaian KA Pasudan dalam kondisi overload. Kecaman tersebut disampaikan FWS dalam aksi di bundaran Manahan, Solo, Sabtu (23/1). Aksi tersebut diikuti sekitar seratus wartawan dari berbagai media massa yang bertugas di wilayah Soloraya.

”Kami mengutuk keras aksi membabi buta ratusan suporter Persebaya tersebut. Kami juga mendesak para pimpinan Yayasan Suporter Persebaya (YSP) meminta maaf secara terbuka dan bertanggung jawab atas terjadinya perbuatan melawan hukum lainnya yang dilakukan oleh para suporter Persebaya,” ujar koordinator aksi FWS, Ahmad Rafiq.

Seperti diberitakan kemarin, ratusan suporter Persebaya melakukan aksi pelemparan batu terhadap rumah penduduk dan tempat usaha milik warga di sekitar rel KA di wilayah Surakarta. Mereka juga merusak fasilitas milik PT KA serta fasilitas publik lainnya. Sejumlah warga dan aparat keamanan terluka akibat lemparan batu. Bahkan salah satu fotografer ANTARA menjadi korban anarkis para Bonek tersebut.

isw/yms

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…