Sabtu, 23 Januari 2010 10:56 WIB Solo Share :

Jelang Pilkada Solo, Koalisi Demokrat mulai bergerak

Solo (Espos)--Koalisi politik yang dijalin Demokrat dengan Koalisi Partai Politik Surakarta (KPPS) mulai bergerak. Mereka mulai membentuk pos komando (Posko) pemenangan calon yang bakal diusung dalam Pilkada Solo nanti.

Posko itu, menurut Koordinator KPPS, Abdullah AA kepada wartawan di Gedung Dewan, Jumat (22/1), berada di wilayah Guest House Ramayana, Jl Wahidin, Laweyan, Solo. Posko itu disebut Wirabhumi Center.

“Posko dibuat untuk mendukung proses pemenangan koalisi antara Demokrat dan KPPS,” jelas Abdullah.

Kendati telah menyiapkan amunisi, namun sejauh ini, lanjut Abdullah, koalisi belum membahas lebih lanjut soal pembentukan tim sukses. Sementara alat-alat kelengkapan pendukung, beber dia, telah disiapkan. “Nama-nama tim sukses tengah digodok,” bebernya.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Solo, Supriyanto menambahkan, Wirabhumi Center dibentuk untuk menerima elemen masyarakat yang mendukung Ketua DPC Partai Demokrat Solo, Eddy Wirabhumi maju Pilkada 2010. Fungsi Posko itu, jelas Supriyanto, juga dibentuk untuk proses administrasi, sosialisasi kandidat hingga penggalangan dukungan.

Ada juga program telepolling yang dilakukan via Posko itu. “Sekaligus menjadi sekretariat koalisi besar,” bebernya.
Saat ditanya soal deklarasi koalisi besar, Supriyanto menegaskan langkah itu bakal dilakukan dalam waktu dekat. Demokrat bakal melobi sejumlah partai politik (Parpol) yang belum bersikap secara politik terlebih dahulu, sebelum mendeklarasikan koalisi yang mereka galang itu.

“Pembentukan Posko sudah sejak sepekan lalu,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Solo itu.

Selain membentuk Posko, Demokrat juga telah bergerak dengan memasang poster-poster bergambar Eddy Wirabhumi sebagai bakal calon (Balon) Walikota yang diusung partai biru itu. Sejumlah poster bahkan telah dipasang di bagian angkutan kota (Angkot) yang ada di Kota Bengawan.

haa

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…