Sabtu, 23 Januari 2010 17:06 WIB News Share :

Hindari aksi Bonek, masyarakat dilarang ada di Stasiun

Tasikmalaya– Jajaran kepolisian bersama petugas stasiun kereta api melarang masyarakat berada di lokasi sekitar stasiun Tasikmalaya selama kedatangan Bonek ke Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/1) dan Minggu (24/1).

Kabag Ops Polresta Tasikmalaya, Kompol Yono Kusyono, kepada wartawan di Tasikmalaya, Sabtu, mengatakan, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktifitas disekitar stasiun  di Tasikmalaya saat Bonek datang.

Begitu juga dengan para penumpang kereta api diminta keluar dari lokasi stasiun selama pendukung tim sepak bola Persebaya yang menggunakan jasa angkutan massal kereta api singgah di stasiun Tasikmalaya.

“Saat Bonek datang, stasiun kereta harus kosong dari masyarakat umum termasuk penumpang, terkecuali aparat keamanan dan petugas stasiun,” katanya.

Polresta Tasikmalaya telah mengerahkan sekitar 300 personel polisi yang tersebar di setiap stasiun wilayah hukum polresta.

Pengamanan dilakukan melibatkan kesatuan anti huru-hara atau Dalmas, yang bersiaga di sekitar lokasi disetiap sudut stasiun Tasikmalaya.

“Pengamanan di stasiun termasuk patroli akan terus dilakukan hingga jadwal kepulangan para Bonek di hari Minggu,” katanya.

Sementara itu wakil kepala stasiun Tasikmalaya, Hendra, sudah melakukan imbauan ke seluruh pedagang makanan dan minuman asongan,  kios maupun warung agar sementara waktu diminta untuk tutup.

Imbauan itu juga untuk menghindari terjadinya aksi penjarahan yang dikhwatirkan oleh oknum Bonek.

“Semua kios di stasiun harus tutup ketika kereta yang ditumpangi Bonek datang, itu untuk menghindari kejadian penjarahan serupa beberapa waktu lalu,” katanya.

Sementara itu, kedatangan kereta api pertama yang ditumpangi para Bonek dan berhenti di stasiun Tasikmalaya Jumat sekitar pukul 22.30 WIB berjalan tertib dan aman, meski sempat terjadi kericuhan meminta makanan dan minuman serta rokok.

Kereta api yang mereka tumpangi kembali melaju menuju Bandung yang diakhiri teriakan serta saling salam semangat dukungan dari pendukung sepak bola Persib atau viking di Tasikmalaya kepada Bonek maupun sebaliknya.

ant/isw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…