Sabtu, 23 Januari 2010 23:59 WIB Solo Share :

BRT beroperasi, Jukir waswas


Solo (Espos)-
-Puluhan Jukir di sepanjang jalan utama Solo yang akan dilalui Bus Rapid Transit (BRT) mulai dicekam waswas. Pasalnya, beroperasinya BRT nanti bakal menggusur sejumlah zona parkir yang mereka kelola selama ini. Mereka bahkan mengaku tak tahu harus bekerja apalagi jika nantinya BRT benar-benar beroperasi awal Maret 2010.

Salah satu Jukir di depan Solo Grand Mall (SGM), Mas Budi mengaku sudah menerima pengarahan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo terkait lahan parkir yang harus dikosongkan. Salah satunya ialah lahan parkir di depan halte bus kawasan SGM.

Padahal, lahan parkir tersebut merupakan satu-satunya mata pencaharian yang dia kelola selama empat tahun ini. “Saya diminta Dishub untuk mengosongkan lahan parkir ini. Katanya, akan dijadikan tempat pemberhentian dan menaikkan penumpang BRT,” katanya ketika ditemui Espos di lokasi setempat, Sabtu (23/1).

Pernyataan serupa juga diungkapkan Didit, seorang Jukir yang terkena dampak dari pengoperasian BRT nanti. Meski tidak seluruh lahan parkirnya diminta untuk dikosongkan, namun hal itu sangat berdampak atas pemasukannya selama ini.

asa

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…