Jumat, 22 Januari 2010 23:57 WIB Karanganyar Share :

Raskin Januari pakai beras stok lama

Karanganyar (Espos)–Jatah Raskin di Kabupaten Karanganyar yang akan dibagikan pada Januari ini merupakan stok bulan Maret 2009. Beras tersebut ngendon di Gudang Bulog 306 Mojolaban.

Hal ini diketahui saat Espos beserta Kabag perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar, Suwarno mengunjungi gudang tersebut, Jumat (22/1).

“Yang akan dikeluarkan pada Januari ini yakni stok bulan Maret tahun lalu. Ini stok paling lama,” ujar Kepala Gudang Bulog 306 Mojolaban, Lilik Suprapto.

Likik beralasan, pihaknya menggunakan prinsip beras yang datang lebih dahulu akan keluar lebih dulu. Dengan alasan inilah beras yang akan diterima RTS adalah stok beras sembilan bulan yang lalu.

“Meski stok lama, tapi kualitasnya masih baik,” tuturnya.

Lilik juga memberikan contoh beras program Raskin secara acak dari tumpukan karung. Menurut Suwarno, kualitas beras masih baik dan layak untuk konsumsi. “Memang tidak sebaik rojo lele atau jenis beras unggulan lainnya, tapi beras ini yang lebih penting adalah layak untuk dimakan,” ungkapnya.

Beras yang diambil, menurut pengamatan Espos masih terdapat banyak kulit gabah, namun baunya tidak terlalu apek.
Penerima Raskin di Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan jumlah dari 61.813 rumah tangga sasaran (RTS) untuk tahun lalu, kini tinggal 60.349 RTS atau turun 1.469 RTS.

Beras yang dibagikan pun mengalami penurunan 21.960 kg dari 927.195 kg untuk tahun 2009 kini menjadi 905.235 kg. Untuk kecamatan yang memiliki jumlah RTS terbanyak yaitu Gondangrejo 5.673 RTS sedang kecamatan yang paling sedikit yakni Jenawi 2.150 RTS.

Suwarno menjamin keadaan beras yang akan diterima RTS dalam keadaana baik dan layak makan. Apabila ada warga yang menemukan beras itu tidak layak konsumsi, ia berjanji akan segera menggantinya. “Akan langsung kita ganti bila masyarakat menemukan beras yang tak layak konsumsi,” tegasnya.

Jatah beras per RTS pun turun dari sebelumya 180 kg per RTS per tahun, untuk tahun ini menjadi 156 kg per RTS per tahun. Namun, Suwarno mengatakan jumlah beras yang dibagikan RTS tetap 15 kg per RTS.

“Memang mestinya 13 kg per RTS, namun karena sudah dalam kemasan 15 kiloan, maka ya tetap segitu. Untuk ke depan kami masih menunggu keputusan atasan, apa 13 kiloan atau tetap 15 kiloan,” ungkapnya.

Jadwal terdekat pendistribusian beras program Raskin yakni Senin (25/1) di Kecamatan Karanganyar, Kebakkramat, Tasikmadu dan Jumantono. Hari berikutnya Matesih, Jatiyoso, Jatipuro dan Karangpandan. Dilanjutkan Rabu (27/1) Ngargoyoso, Tawangmangu, Jumapolo, Kamis (28/1) Kerjo, Mojogedang, Colomadu dan terakhir Jumat (29/1) Jaten, Jenawi dan Gondangrejo.

m86

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…