Jumat, 22 Januari 2010 08:03 WIB Solo Share :

Ponsel China mulai rajai pasar

Solo (Espos)–Penjualan ponsel China mendominasi di beberapa pasar seluler Solo. keberadaannya mulai mengikis kefanatikan pembeli terhadap merk lama.

Beberapa pedagang ponsel di kawasan singosaren bazar seluler atau singosaren hand phone (SHP) mengaku penjualan produk China mencapai 70%. Salah satu pemilik usaha seluler, Tony, 30 menyatakan keberadaan produk China mulai mengikis kefanatikan pembeli terhadap merk-merk lama.

“Kalau memakai skala 10, maka saya bisa menjual 7 HP China dan tiga untuk HP-HP merk lama. Masyarakat Solo lebih mengikuti tren, mereka banyak mengejar model Qwerty,” terangnya saat ditemui Espos, Kamis (21/1).

Ia menyatakan, pembeli juga memiliki orientasi untuk mengejar fiture seperti facebook, google dan sebagainya. Selama ini Tony mengaku, HP China dapat bersaing ketahanannya.

“Mungkin karena masih baru, komplain jarang kita terima. Pemberian garansi seperti pada umumnya, yakni setahun. Namun, walau sudah ada dealer-dealer HP China di Solo, tapi kita amati penggarapannya di luar kota. Jadi kita harus menunggu agak lama,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan salah satu penjual ponsel di Matahari Communication Centre (MCC) Singosaren Plaza yang tidak berkenan disebut namanya. Ia menyatakan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terdongkraknya HP China di pasar.

Di antaranya adalah harga, fiture dan model. Sekitar 20-an HP China yang beredar di pasar menawarkan fasilitas double simcard. Hal tersebut menjadi nilai praktis yang turut mendorong minat pembeli.

m85

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…