Jumat, 22 Januari 2010 11:05 WIB Internasional Share :

Pascagempa, ratusan warga Haiti serbu bank

Port-au-Prince–Bank Sentral Haiti (BRH) dibuka pertama kalinya sejak sembilan hari pasca gempa berkekuatan 7 SR meluluhlantakkan negara tersebut. Ratusan warga mengantre untuk membuat deposito dan mengambil uang cash.

Seperti dilaporkan AFP, Jumat (22/1), bank tersebut dibuka dengan pengamanan super ketat. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap nasabah berikut keabsahan dokumen yang mereka bawa.

Karena kantor BRH hancur diguncang gempa, bank itu didirikan di dekat sebuah perusahaan konstruksi.

“Ini untuk sementara. Pelayananannya pun terbatas seperti cek dan pengambilan uang. Bank tidak dapat melakukan transaksi yang lebih rumit seperti penukaran uang,” kata Kepala Keamanan BRH, Yves-Willy Riviere.

Warga Haiti berduyun-duyun mendatangi BRH. Misalnya seorang suster bernama Renee Lafortune. Dia datang bersama ratusan rekan seprofesi yang berasal dari berbagai rumah sakit.

“Saya tidak punya uang lagi. Saya juga tidak bisa meminjam uang dari teman-teman saya karena mereka berada dalam situasi yang sama,” ucap Renee.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…