Jumat, 22 Januari 2010 13:55 WIB News Share :

Menhut patok 15 persen konservasi hutan


Jakarta-
-Konservasi hutan dipatok 15 persen untuk konservasi hutan dari total jumlah daratan di Indonesia. Jumlah patokan tersebut dinilai tidak mudah sehingga dibutuhkan peran serta masyarakat.

“Konservasi kita itu 15 persen dari daratan ini memang menjadi tugas tidak ringan untuk dikelola bersama-sama. Perlu juga memberi kesadaran kepada rakyat,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (22/1).

Selain melakukan konservasi hutan, Menhut juga berkomitmen untuk meningkatkan perlindungan terhadap satwa liar dan tanaman beraneka ragam.

Dia menjelaskan, konservasi hutan telah berlangsung di seluruh provinsi di Indonesia. Ada tiga macam konservasi hutan yang dicanangkan, yakni hutan kemasyarakatan, hutan desa dan hutan tanaman rakyat.

Untuk hutan tanaman rakyat, menurut Zulkifli saat ini sudah tersebar di 10 kabupaten di Indonesia antara lain di Kabupaten Jeneponto, Musi Banyuasin, dan Lampung.

“Menurut aturan seluruh kawasan yang luas itu baik kebun maupun hutan, 10 persen harus untuk rakyat. Itu menurut Undang-undang, cadangan kita 500 ribu hektar,” papar politisi PAN tersebut.

Dari 500 hektar tersebut, lanjut Zulkifli, diharapkan pada 2010 ini hutan tanaman rakyat baru mencapai 160 hektar. “Tahun ini baru 160 hektar yang baru bisa saya dapat,” pungkasnya.

dtc/isw

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…