Jumat, 22 Januari 2010 18:13 WIB Sukoharjo Share :

Lagi, dua Bonek jatuh dari kereta di Jogobondo

Sukoharjo (Espos)--Dua orang suporter Persebaya Surabaya yang biasa dikenal Bonek mengalami luka di Jogobondo, Mojolaban. Satu orang mengalami luka ringan sementara yang lainnya mengalami luka serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Penjaga pos kereta api di Jogobondo Mojolaban dari Brigif VI Sukoharjo, Tri Yuwono menjelaskan, para suporter yang berada di atas Kereta Sriwijaya yang melaju dari arah timur ke barat melempari warga yang berada di sisi utara jalan dengan batu.
Saat sedang asyik melempar batu dua orang di antaranya terlihat tidak bisa mengusai keseimbangan sehingga tersangkut di kabel tiang telepon dan selanjutnya jatuh dari atas kereta.

“Kejadian jatuhnya dua suporter dari atas kereta memang sempat saya saksikan karena kebetulan jadwal jaga pos hari ini saya. Sekitar pukul 11.45 WIB, saya lihat ratusan suporter memenuhi lima gerbong kereta baik di dalam maupun di atas. Mereka yang ada di atas gerbong sibuk melempari warga dengan batu.
Keasyikan melempar, dua orang suporter ada yang kehilangan keseimbangan sehingga tersangkut kabel telepon dan jatuh,” ujarnya ketika dijumpai wartawan di TKP, Jumat (22/1).

Dua orang suporter yang jatuh, lanjut Tri, kesemuanya mengalami luka-luka. “Yang satu lukanya tidak parah sementara yang satu lumayan, rahangnya retak. Korban yang mengalami luka serius dibawa polisi ke rumah sakit,” ujarnya.

aps

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…