Jumat, 22 Januari 2010 18:41 WIB News Share :

Depkum HAM bangun 30 Lapas di 2010

Malang–Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depkum HAM) merencanakan penambahan jumlah Lembaga Permasyarakatan (Lapas). Untuk itu telah disiapkan dana Rp 1 triliun pada Tahun 2010.

“Kami akan bangun lapas mulai tahun ini yang dapat menampung penghuni sebanyak 30 ribu orang. Lapas-lapas itu dibangun untuk seluruh negeri,” ujar Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar saat mengunjungi Lapas Wanita Kebonsari Malang, Jumat (22/1), sore.

Patrialis menambahkan, untuk mewujudkan rencana tersebut, pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp 1 triliun pada Tahun 2010 ini.

Jumlah dana sebesar itu, kata dia, untuk membangun sekitar 30 sampai 40 lapas yang dapat menampung jumlah penghuni sebanyak 30 ribu orang.

“Kurang lebih sekitar 30 sampai 40 lapas akan kita bangun tahun ini dengan dana itu,” ujarnya.

Sementara untuk memudahkan pemetaan daerah yang memerlukan penambahan lapas. Dephum Ham meminta setiap wilayah melaporkan jumlah penghuni lapas di wilayahnya saat ini. Hal itu untuk memudahkan dilakukannya penambahan lapas.

“Dari laporan itu akan kami pelajari, dan dapat mengetahui daerah mana yang harus ditambah lapasnya,” jelasnya.

Patrialis mengungkapkan, salah satu rencana penambahan Lapas di wilayah Jawa Timur adalah pembangunan Lapas Narkotika di Madiun dan Pamekasan.

Dua Lapas tersebut sudah menjadi pembahasan sebagai penambahan Lapas di Tahun 2010. “Lapas narkotika itu akan mampu menampung seribu orang penghuni,” tuturnya.

Rencana penambahan dua Lapas Narkotika di wilayah Madiun dan Pamekasan juga dibenarkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur Suhabudin.

Bahwa pembangunan dua lapas tersebut sudah termasuk dalam anggaran dana sebesar Rp 1 triliun. “Sudah menjadi bahasan untuk dua lapas narkotika itu,” katanya saat mendampingi Menkum Ham meninjau Lapas Wanita Kebonsari Sukun.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…