Jumat, 22 Januari 2010 16:53 WIB Ekonomi Share :

BI
Penggunaan ATM berbasis chip akan dipercepat

Jakarta–Bank Indonesia (BI) mengatakan penggunaan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) berbasis chip dimungkinkan untuk dipercepat setelah terjadinya pembobolan dana nasabah belum lama ini.

“Ini dimungkinkan, tapi masih perlu dibicarakan,” kata Direktur Pengawasan Bank III BI Erwin Rianto, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (22/1).

Menurut Erwin, pembicaraan ini diperlukan karena menyangkut dana yang lebih besar dibanding kartu berbasis magnetik.

Selain dari fisik lebih mahal, dari sisi jumlah juga banyak karena kartu ATM mencapai 44 juta kartu.

Dia juga mengatakan bahwa penggunaan kartu ATM berbasis chip ini juga perlu penyesuaian perangkat keras (hardware) dan perangkat lunaknya (software).

BI saat ini baru mewajibkan pada kartu kredit yang berbasis chip, sedangkan kartu debet dan lainnya masih belum wajib.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…