Jumat, 22 Januari 2010 14:38 WIB News Share :

Antasipasi teroris, SBY minta Paspamres tingkatkan kesiapan

Jakarta– Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) senantiasa menjaga kesiapan dan kesiapsiagaan karena tantangan yang dihadapi di masa datang semakin berat.

“Setidaknya ada empat hal penting, yang akan dihadapi Paspampres dalam waktu lima tahun mendatang,” katanya, saat memberikan pengarahan pada seluruh prajurit Paspampres di Markas Komando Paspampres di Tanah Abang, Jakarta, Jumat.

Presiden mengatakan, empat hal penting antara lain, dirinya akan lebih aktif menjalankan dharma bakti kepada bangsa dan negara.

“Masa lima tahun kedepan, adalah periode terakhir saya, karenanya saya akan lebih aktif menjalankan dharma bakti saya kepada bangsa dan negara, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Yudhoyono.

Tak hanya itu, tambah Kepala Negara, dalam kurun tahun mendatang banyak kegiatan internasional yang akan diadakan di Indonesia seperti pertemuan puncak ASEAN dan APEC pada 2012 dan 2013 yang akan dihadiri banyak kepala negara serta kepala pemerintahan negara sahabat.

“Selain itu, ancaman terorisme belum dapat dikatakan surut seperti upaya pembunuhan karakter yang dilakukan beberapa elemen terhadap saya yang direncanakan beberapa bulan lalu,” katanya.

Terkait itu, hal terakhir yang penting adalah pemuktahiran alat, perlengkapan dan persenjataan yang dimiliki Paspampres.

“Saya tidak mau alat dan persenjataan Paspampres kita kalah canggih dengan negara lain, apalagi kalah dengan yang dimiliki kaum teroris,” kata Yudhoyono.

Pada pengarahan sekitar 30 menit tersebut, Presiden menyampaikan pula beberapa hal untuk dapat menjadikan Paspampres memiliki kemampuan dan profesionalisme yang tinggi seperti pendidikan dan latihan yang berkesinambungan, sesuai dengan hakekatnya sebagai pasukan khusus, unit khusus yang bertugas mengamankan presiden, wakil presiden, kepala negara, kepala pemerintahan beserta keluarganya.

Tak hanya itu, Paspampres juga harus melengkapi peralatan dan persenjataannya secara rutin dengan teknologi yang muktahir, validasi organisasi disertai personel dan logistik yang cukup.

“Mental baja sangat diperlukan untuk mengemban tugas yang sangat dan semakin berat, untuk senantiasa siaga siang dan malam,” kata Presiden.

ant/isw

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…