Kamis, 21 Januari 2010 20:46 WIB News Share :

Warga di lokasi longsor akan direlokasi

Wonosobo–Warga sekitar lokasi longsor di Dusun Wonoaji, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, akan direlokasi karena daerah tersebut rawan tanah longsor susulan.

“Berdasarkan hasil koordinasi sejumlah SKPD bersama Bupati Wonosobo, agar warga terhindar dari bahaya tanah longsor, perlu upaya relokasi,” kata Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Makmun Asmara, di Wonosobo, Kamis (21/1).

Ia mengatakan, upaya relokasi tersebut salah satunya dengan cara transmigrasi.

“Untuk jangka panjang, kalau warga mau akan ditransmigrasikan, namun kalau tidak mau akan dicarikan lokasi di daerah lain di Wonosobo,” katanya.

Ia mengatakan, jumlah warga Dusun Wonoaji yang perlu direlokasi sekitar 60 kepala keluarga.

Tanah longsor, Rabu (20/1), di dusun itu mengakibatkan sembilan rumah rusak berat. Longsoran tanah berasal dari sebuah tebing setinggi antara 50 hingga 60 meter.

Sembilan rumah tersebut masing-masing milik Zainudin, Sahmudi, Muh Azis, Asngari, Bandini, Tusamin, Juariyah, Taziroh, dan Mukhzin.

Bencana itu juga mengakibatkan lima korban tewas, empat diantaranya meninggal di lokasi karena tertimbun tanah sedangkan seorang lainnya di Rumah Sakit Setjonegoro Wonosobo.

Satu korban lainnya yang diduga tertimbun tanah, hingga Kamis (21/1) belum ditemukan. Pencarian terhadap korban itu oleh Tim SAR Gabungan akan dilanjutkan Jumat (22/1)

Keempat korban tewas tertimbun yakni Zainudin (54) dan Tusamin (48) ditemukan Rabu (20/1), Samsu Ramadon (24) dan Hartadi (19) ditemukan Kamis (21/1) sedangkan korban meninggal di RS bernama Muhroni. Korban yang belum ditemukan bernama Wagisah.

Sembilan korban luka yang dirawat di Puskesmas Kejajar yaitu Sahmudi, Asngari, Muhtasin, Juwariyah, Bandiri, Tamis, Musdalifah, Alfi Nur Fitriani, dan Shikat.

Dua korban luka lainnya yang dirawat di RS yakni Siti Faliyatun, di RS Wonosobo dan Saodah yang semula di RS Wonosobo kemudian dirujuk ke RS Kariadi Semarang.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…