Kamis, 21 Januari 2010 21:08 WIB News Share :

SBY
Jangan kriminalisasi kebijakan Century

Bogor–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan suatu kebijakan tidak bisa dikriminalisasi. Kebijakan adalah sesuatu yang melekat pada pejabat negara dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewajibannya.

“Ingat tidak ada wadah untuk yang disebut kriminalisasi kebijakan,” tegas SBY seusai menemui pimpinan lembaga tinggi negara di Istana Bogor, Kamis (21/1).

Pernyataan SBY itu disampaikan menanggapi adanya kecurigaan adanya kesepakatan dalam kasus Bank Century dalam pertemuan tersebut. Ini juga terkait dengan perkembangan di Pansus Century yang mempersoalkan kebijakan bail-out bank tersebut.

Terkait Pansus Bank Century, dia mempersilahkan agar meminta keterangan mengenai seluk beluk kebijakan yang diambil pada saat itu, situasinya dan dasar-dasar pertimbangan kebijakan itu.

“Kebijakan adalah sesuatu yang melekat pada pejabat negara dalam menjalankan tugas fungsi dan kewajibannya,” katanya. Dengan demikian, lanjut dia, agar kasus ini dibuat terang, gamblang dan jelas.

Selain itu masalah ini harus disikapi dengan rasional, jernih, dan kontekstual. Pemerintah dan pimpinan lembaga sepakat untuk apapun permasalahannya dikembalikan pada kerangka UUD dan aturan yang berlaku.

“Apapun tidak bisa kita arahkan ke sana, arahkan ke sini, karena itu amanah dari kami untuk betul-bentul mengelola permasalahan sebenarnya, niat yang baik untuk rakyat,” katanya.

vivanews/fid

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…