Kamis, 21 Januari 2010 13:17 WIB News Share :

Satu korban longsor di Wonosobo ditemukan

Wonosobo–Seorang korban longsor di Dusun Sidorejo Wonoaji, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, berhasil ditemukan setelah melalui pencarian hampir enam jam, Kamis (21/1), pukul 12.10. Korban sempat sulit diidentifikasi karena tubuhnya dipenuhi tanah sehingga warga kesulitan untuk memastikan identitas korban.

Beberapa warga ada yang menyebut, korban yang berhasil dievakuasi itu adalah Wagisah. Namun ada juga yang menyebutnya sebagai Samsu Romadon, anak Wagisah. Namun akhirnya, warga dapat mengidentifikasinya, bahwa korban adalah Samsu Romadon (26).

Para tenaga evakuasi sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban karena korban tertimpa bangunan rumah dan rumpun bambu beserta material tanah. Pekerjaan evakuasi sempat mengerahkan tenaga cukup banyak untuk menarik rumpun bambu tersebut karena berukuran cukup besar.

Dengan demikian masih ada dua korban lainnya yang belum dapat dievakuasi, yakni Wagisah (45) yang tak lain ibu Samsu Romadon. Seorang korban lagi adalah Hartadi (17), tetangganya Wagisah yang juga tertimbun di dalam rumah.

Hartadi adalah anak Asngari. Selama mengungsi di Balai Desa Tieng, Asngari sempat beberapa kali pingsan karena mengetahui anaknya tewas tertimbun longsor.

Melihat kondisi yang masih dapat dijangkau dan korban yang relatif sedikit, Kepala Seksi Penyelamatan, Evakuasi, dan Penanganan Pengungsi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jateng, Jarot Ruspanto mengatakan, evakuasi korban maksimal akan berlangsung sampai dua hari ke depan.

“Korbannya juga kan tidak terlampau banyak. Mereka juga berada saling berdekatan, sehingga kemungkinan relatif dapat ditemukan semuanya,” katanya.

Kompas/fid

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…