Kamis, 21 Januari 2010 18:48 WIB Hukum Share :

Opname di RS, Slamet batal bersaksi di sidang Buku Ajar


Solo (Espos)-
-Mantan Walikota Solo Slamet Suryanto yang sedianya dihadirkan menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan buku ajar Solo dengan terdakwa Pradja Suminta batal bersaksi, Kamis (21/1).

Hal itu terjadi karena Slamet Suryanto dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo sejak 11 Januari 2010 lalu. Menurut jaksa penuntut umum (JPU) W Darmawan SH, pihaknya sebenarnya telah melayangkan surat panggilan untuk mantan orang nomor satu di Solo itu. “Tidak hadir karena sakit. Ada surat dari pihak rumah sakit yang dilampirkan,” ungkap Darmawan di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Surat keterangan sakit yang ditandatangani oleh Prof Dr Aris Sudiyanto dari RSUD Dr Moewardi Solo itu menyebutkan, Slamet dirawat di bangsal Cendana 2 sejak 11 Januari lalu. Selain surat keterangan dari dokter, istri Slamet, Endang Slamet Suryanto juga melayangkan surat.

Di dalam surat itu dinyatakan, Slamet tidak bisa memenuhi panggilan sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi buku ajar karena sedang di rawat di RS.

Slamet menjadi salah satu pihak yang diduga mengetahui secara persis mengenai proyek buku ajar senilai Rp 10,8 miliar dan telah merugikan keuangan negara Rp 3,7 miliar.

dni

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…