Kamis, 21 Januari 2010 14:05 WIB News Share :

Dana nasabah dibobol, Polisi selidiki sindikat Rusia-RI


Jakarta–
Pembobolan rekening nasabah di Bali dan Jakarta terus diselidiki. Polisi dan pihak bank menyelidiki keterkaitan sindikat internasional yang melibatkan warga Rusia dan Indonesia dengan kasus pembobolan rekening nasabah di Bali.

“Itu sudah lama (sidik sindikat yang melibatkan warga Rusia dan Indonesia). Kami coba dengan keterkaitan dengan modus di Bali. Kita menyelidiki sama-sama dengan pihak bank,” kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi, saat dihubungi wartawan, Kamis (21/1).

Menurut dia, pelakunya diduga lebih dari 1 orang dan bisa saja merupakan sebuah sindikat yang memanfaatkan kelemahan sistem.

“Kita akan kaitkan dengan pembobolan ATM itu. Apakah ada keterkaitan dengan itu, kita harus menganalisis dari berbagai kemungkinan. Tetapi, sementara ini masalah prosedur pencairan ATM,” ujar dia.

Ito mengatakan, yang dilakukan pelaku adalah modus lama. “Biasanya ada prosedur, setelah ambil ATM diacak lagi PIN-nya. Tetapi kadang kita lupa. Kita masih pelajari karena angka yang dibobol tidak signifikan. Sementara modusnya sama, dia gunakan PIN kita,” papar dia.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…