Rabu, 20 Januari 2010 20:03 WIB Wonogiri Share :

Tersangka pencurian ditangkap seusai berbuat mesum

Wonogiri (Espos)–Kehidupan pemuda asal Mundu, Desa Purworejo, Wonogiri, Heri Suryawan, 18, sejak Rabu (20/1) harus dijalani di ruang tahanan. Pemuda yang masih belajar di kelompok belajar (Kejar) Paket C itu, harus berurusan dengan polisi karena terlibat dua kasus berbeda.
Kasus pertama, soal sangkaan pencurian di SDN Bulusulur bersama rekannya, Ht, 17. Ht sebelumnya telah ditahan terlebih dahulu di Mapolres. Sementara kasus kedua, Heri, diduga terlibat dalam kasus dugaan pencabulan.

Saat diperiksa penyidik, dia terlihat tersenyum, bahkan tertawa saat ditanya soal perbuatan mesumnya terhadap Kantil, 18, siswi salah satu sekolah swasta di Wonogiri. Bahkan dia bercerita panjang lebar soal aksinya.

“Saat ditangkap, saya sedang tidak main, tapi memang waktu itu Kantil ada di rumah saya. Waktu itu, saya akan mengantar Kantil. Tetapi pada hari Senin (18/1), saya memang main dengan Kantil,” kata Heri saat diperiksa.

Heri mengaku perbuatan itu tidak hanya dia lakukan sekali.

“Kantil, jika bolos sekolah selalu bermain ke rumah saya. Kali pertama saya hanya mengatakan ayo dan dituruti oleh Kantil.”

Terpisah, Kantil mengatakan bersedia dinikahi jika Heri mengubah sikap kasarnya.

“Dahulu saya suka, tapi setelah kejadian ini, saya berpikir lain. Kecuali, jika dia mengubah sikapnya yang kasar.”

Kasatreskrim AKP Sugiyo mengatakan, Heri ditangkap di rumahnya setelah polisi menerima laporan pencurian di SDN Bulusulur, Wonogiri. Kerugian akibat pencurian di kantin sekolah Rp 75.000.

tus

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…