Rabu, 20 Januari 2010 10:50 WIB Ekonomi Share :

Tekan harga, Pemerintah gelontorkan OP tiga komoditas


Jakarta–
Pemerintah menepati janjinya untuk menggelar operasi pasar (OP)  murah dengan bekerjasama pemerintah daerah, produsen dan Bulog. Pada pasar murah kali ini dijual tiga kebutuhan pokok masyarakat yaitu gula, beras dan minyak goreng.

Pelaksanaan pasar murah pertama pada Rabu (20/1) di DKI Jakarta digelar di kawasan rumah susun Angke Tambora, Jakarta Barat. Pada pasar murah kali ini harga beras hanya dijual Rp 5.300 per kg dengan jumlah hingga 9 ton, minyak goreng hanya dijual Rp 7.500 per liter sebanyak 5.000 liter dan gula pasar hanya dijual Rp 9000 per kg sebanyak 5.000 kg.

“Untuk Jakarta pasar murah di Tambora ini yang pertama di 2010,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Subagyo disela-sela acara pasar murah, Rabu (20/1).

Sementara itu Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan harga kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah jauh lebih miring dari harga pasar. Misalnya ia mencontohkan untuk harga pasaran gula saat ini mencapai Rp 11.000 per kg, beras diatas Rp 6000 per kg, Minyak goreng diatas Rp 9000 per kg.

“Pasar murah ini untuk meringankan masyarakat berpendapatan rendah,” kata Mari.

Mari menjelaskan lonjakan harga kebutuhan pokok seperti gula dan beras saat ini dipicu beberapa  faktor. Diantaranya musim panen yang belum terjadi diawal tahun untuk beras, sedangkan hal yang samapun terjadi pada gula yang belum memasuki musim giling dan faktor harga internasional.

Sedangkan untuk minyak goreng lebih dipicu oleh naiknya harga sawit mentah di pasar internasional. Namun ia menjamin semua stok kebutuhan pokok masyarakat  secara keseluruhan cukup.

“Stok beras dan gula cukup, masyarakat nggak usah khawatir,” katanya.

Pelaksanaan pasar murah  yang memakai sistem kupon ini, sangat direspon positif oleh masyarakat kawasan Rumah Susun Angke Tambora Jakarta Barat. Sebut saja Iyah, ibu warga angke ini mengharapkan pasar murah dilakukan sesering mungkin.

“Pengennya sih setiap hari acara kayak gini,” kata Iyah sambil menenteng belanjaannya.

“Susahnya orang kecil, kalau denger-dengar yang murah-murah langsung nafsu,” celetuk seorang ibu-ibu lainnya sambil mengantri.

Pasar murah semacam ini juga akan dilakukan diberbagai daerah di seluruh Indonesia terutama daerah-daerah yang mengalami lonjakan harga kebutuhan pokok yang cukup tinggi.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…