Siswa SMA di Salatiga jadi sindikat pencurian lintas daerah

Salatiga (Espos)--Meski baru berusia 18 tahun, namun apa yang dilakukan Purnomo Hidayat membuat aparat penegak hukum geleng kepala. Betapa tidak, diusianya yang masih belia siswa kelas III SMA itu telah melakukan sedikitnya tujuh kali pencurian di tiga wilayah, yakni Kota Salatiga, Kabupaten Semarang dan Boyolali.

Aksinya terhenti setelah aparat Polres Salatiga berhasil membekuk warga Dusun Karang Salam RT 02/RW 02, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang baru-baru ini.

Dalam gelar perkara, Rabu (20/1), Kapolres Salatiga, AKBP Agus Rohmat mengutarakan kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan pencurian sebuah laptop beserta TV tuner dan USB hub dari warga Jl Letjen Sukowati No 391, Salatiga pada Selasa pekan lalu. Dari hasil pengembangan, akhirnya polisi berhasil membekuk Purnomo yang mengaku baru tinggal di Salatiga selama 2,5 tahun ini.

“Dari hasil pengembangan ternyata tersangka ini melakukan kejahatan di tujuh TKP (tempat kejadian perkara) semuanya pencurian,” papar Agus. Dilihat dari TKP dan modus operandinya, tersangka yang kelahiran Jakarta ini merupakan spesialis pencuri di rumah kosong.

Sebelum mencuri Laptop, tersangka juga pernah melakukan pencurian di sepeda angin di Wilayah Kecamatan Suruh Kabupaten Semaran tahun 2007; mencuri satu karung besi kolong di SD Reksosari, Kecamatan Suruh pada Agustus 2009; mencuri HP milik warga Desa Reksosari pada September 2009; mencuri lampu petromak di wilayah Kecamatan Karanggede, Boyolali.

Peralatan tukang pun pernah tersangka curi di Desa Reksosari pada Septembr 2009 serta buku tabungan, berbagai perhiasan dan uang tunai Rp 300.000 di milik warga di Desa Ngepos, Kecamatan Tingkir, Salatiga.

Tersangka dijerat Pasal 367 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

kha

Editor: | dalam: News |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »