Rabu, 20 Januari 2010 18:43 WIB Wonogiri Share :

Pembangunan Islamic Center di Wonogiri mulai digarap


Wonogiri (Espos)–
Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi akhirnya berinisiatif memulai pembangunan Islamic Center di lapangan belakang kantor Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri. Hal itu dilakukan kendati belum ada kepastian dari Qatar Charity, lembaga internasional yang dimintai bantuan dana untuk pembangunan proyek tersebut.

Pembangunan itu ditandai dengan peletakan batu pertama masjid di lokasi setempat, Rabu (20/1). Begug mengatakan, pembangunan Islamic Center itu memang sengaja diawali dengan pembangunan masjid. Anggarannya berasal dari kantong pribadinya serta dari sejumlah donatur. Sayangnya, saat ditanya berapa nilai anggaran yang digunakan untuk membangun masjid tersebut, Begug tidak bersedia menjawab.

Dia menegaskan, dalam membangun untuk kepentingan masyarakat, dirinya tidak mau bergantung pada satu kelompok atau lembaga. “Pihak mana saja yang bisa dimintai bantuan dana ya dipakai dulu, yang penting tidak membebani APBD. Kita semua harus bergerak, tak bisa hanya menunggu-nunggu. Ini masjidnya dulu yang dibangun, lalu nanti diteruskan ke yang lainnya,” kata Begug.

Pembangunan masjid tersebut, kata Begug, ditargetkan selesai dalam 1-2 bulan mendatang. Mengenai proposal bantuan biaya untuk pembangunan masjid itu ke Qatar Charity, Begug mengatakan, sampai saat ini belum ada jawaban.

Pada kesempatan sebelumnya, Begug mengungkapkan, pembangunan seluruh fasilitas Islamic Center yang meliputi masjid, gedung pertemuan, sarana pendidikan dan sosialisasi masyarakat itu akan membutuhkan anggaran minimal Rp 19 miliar. Islamic Center yang dibangun di tanah seluas 2,2 hektare itu diharapkan bisa menjadi pusat kajian keilmuan sekaligus untuk mempersatukan masyarakat.

Koordinator mitra Qatar Charity wilayah Jateng dan Jatim, Hamid Nur Yassin, mengakui pihaknya memang telah menerima pengajuan proposal bantuan pendanaan untuk pembangunan Islamic Center tersebut.

shs

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…