Rabu, 20 Januari 2010 18:13 WIB Boyolali Share :

Pedagang Pasar Kota Boyolali boyongan

Boyolali (Espos)–Aktivitas perdagangan Pasar Kota Boyolali mulai hari ini, Kamis (21/1), difokuskan di bangunan pasar baru yang belum lama ini diresmikan oleh Bupati Boyolali, Sri Moeljanto. Hal itu menyusul dikosongkannya Pasar Darurat Ngebong oleh para pedagang dan mulai pindah ke Pasar Kota Boyolali, Rabu (20/1).

Seperti diketahui sebelumnya, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Boyolali telah meminta para pedagang Pasar Kota Boyolali agar mengosongkan Pasar Darurat Ngebong mulai Rabu kemarin. Boyongan atau perpindahan para pedagang pun ditandai dengan dilaksanakannya kirab dan acara syukuran secara sederhana yang diikuti sekitar 150 orang pedagang dari Pasar Darurat Ngebong ke Pasar Kota Boyolali.

Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Boyolali (P3B), Much Ichsanuddin mengemukakan boyongan pedagang pasar secara resmi dilakukan pada Rabu kemarin. Terkait hal lainnya, diakui Ichsanuddin, akan dilakukan secara bertahap mengingat mengingat kondisi di bangunan pasar baru belum sepenuhnya siap untuk aktivitas pedagang.

Sementara itu, Lurah Pasar Kota Boyolali, Ayib Rosyidi meminta para pedagang selalu menjaga agar kondisi Pasar Kota Boyolali tertata dan tertib sehingga pasar tersebut bisa mewujudkan harapan masyarakat Kota Susu sebagai pasar percontohan.

sry

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…