Rabu, 20 Januari 2010 17:19 WIB Boyolali Share :

Maling satroni ruko, empat PS raib


Boyolali (Espos)-
-Sebuah rumah toko (Ruko) milik Sri Surtini, 36, warga Dukuh Getan RT 02/RW V, Desa/Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Rabu (20/1), disatroni pencuri.

Empat unit playstation (PS) pun hilang dibawa kabur pencuri tersebut. Informasi yang dihimpun Espos di Mapolres Boyolali, Rabu, menyebutkan, pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat korban sedang pergi ke pasar untuk belanja kebutuhan sehari-hari.

Sepulangnya dari pasar, pada sekitar pukul 09.30 WIB, korban mendapati Ruko yang sehari-harinya digunakan untuk persewaan PS tersebut dalam kondisi berantakan. Besi gembok di pintu Ruko bagian belakang juga dalam kondisi rusak. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata empat unit PS  miliknya telah lenyap dari tempatnya semula. Diduga, pelaku pencurian masuk ke Ruko dengan cara merusak gembok pintu belakang Ruko dengan menggunakan obeng.

Atas kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Kapolres Boyolali, AKBP Agus Suryo Nugroho, melalui Kapolsek Mojosongo, AKP IGA Nyoman Hartini, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan adanya peristiwa pencurian tersebut. “Saat ini kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan kami, pelaku diduga masuk dan keluar melalui pintu belakang setelah merusak gembok kunci pintu,” ungkap Kapolsek.

sry

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…