Rabu, 20 Januari 2010 14:13 WIB News Share :

Lagi, Ruhut 'bikin ulah' di Rapat Pansus

Jakarta–Pansus angket Century kembali diramaikan dengan ulah salah satu anggota Pansus Century, Ruhut Sitompul. Ruhut menyebut dirinya sebagai pengacara terkenal ke-3 di Indonesia. Susno Duadji pun tak mau kalah, ia menyebut dirinya sebagai polisi jalanan ke-3 di Indonesia.

Ruhut sebelumnya meminta Susno mencari pasal terberat untuk menangkap pemilik Bank Century Robert Tantular.

“Yang ngomong ini bukan profesor atau doktor, hanya lawyer jalanan. Tapi lawyer nomor 3 se-Indonesia,” ujar Ruhut yang disambut teriakan ‘huu’ dari para pendengar di balkon ruang pansus, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1).

Ruhut sebelumnya mengatakan dirinya menjadi lawyer terkenal ke-3 di Indonesia berdasarkan media rating salah satu media cetak nasional. Susno pun membalas ucapan Ruhut. Pihaknya waktu itu menangkapnya memang karena ada perintah.

“Makanya sekarang tidak di pra-pradilankan. Ini kata polisi jalanan versi majalah dinding nomor 3 juga,” jelas Susno yang disambut tawa para peserta dan penonton sidang.

Selain itu, Ruhut juga menanyakan kepada Susno selama pemeriksaan Polri apa ada aliran ke Partai Demorat, SBY, maupun Ibas. “Pertanyaan ini seperti yang selalu dipertanyakan oleh rekan di pojokan sana,” tanya Ruhut sambil menyindir Maruarar Sirait yang duduk di pojokan.

Kontan, Ara pun berang. “Saya hargai Pak Ruhut, kalau bapak enak menyebut nama dewan pensihat dan Ibas, sebut saja nama saya,” katanya.

Ara menegaskan, mereka adalah pansus DPR bukan fraksi. Seharusnya jika mau berkomentar, hanya mengomentari saksi saja. “Tidak usah komentari orang per orang di sini, kita sudah rapat kemarin, tolong konsekuen,” jelasnya.

dct/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…