Rabu, 20 Januari 2010 09:20 WIB Ekonomi,Internasional Share :

Krisis ekonomi, 56 juta anak SD putus sekolah di 2015

Paris– Krisis ekonomi dunia mengancam kesempatan jutaan anak di berbagai negara termiskin untuk mengenyam pendidikan.

Organisasi PBB untuk Urusan Pendidikan, Sains dan Kebudayaan (UNESCO) seperti dikutip AFP, Rabu (20/1) menyebutkan, sistim pendidikan di kawasan sub-Sahara Afrika merugi sebesar 4,6 miliar dolar AS akibat krisis ekonomi global tersebut pada 2009 dan 2010.

“Kami tidak mampu mengangkat generasi anak-anak yang hilang akibat tidak mendapat kesempatan pendidikan dari kemiskinan,” sebut UNESCO dalam laporannya itu.

Kelompok lembaga dan negara donor diminta membantu mengisi ketimpangan dana sebesar 16 miliar dolar AS setahun untuk mencapai tujuan pendidikan dasar dunia.

Menurut UNESCO, sebanyak 56 juta anak berusia SD tidak bersekolah pada 2015.

ant/isw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…