Rabu, 20 Januari 2010 13:02 WIB News Share :

Bunyi ledakan muncul di Makam Raja-raja Sumenep

Sumenep– Penyebab munculnya bunyi ledakan di salah satu makam di kawasan pemakaman Raja-Raja Sumenep, Madura, Jawa Timur, Asta Tinggi di Kebun Agung, Kecamatan Kota, tidak diketahui.

“Kami belum tahu yang menjadi penyebab munculnya bunyi ledakan di makam tersebut. Informasi dari teman kami, tiba-tiba terdengar bunyi ledakan di salah satu makam pada Selasa (19/1) malam,” kata Karyawan Asta Tinggi, Slamet Riadi di Sumenep, Rabu.

Makam yang diguncang ledakan layaknya bunyi petasan besar itu adalah makam almarhumah R.A. Salmah binti K.R.B. Abdul Latif.

“Jumlah karyawan yang menjaga Asta Tinggi itu banyak dan saya baru piket sejak Rabu pagi. Sejak Selasa malam, banyak warga yang ingin melihat kondisi makam yang diguncang ledakan tersebut,” katanya menambahkan.

Informasi yang diterima dari rekannya yang piket pada Selasa malam, kata Slamet, bunyi ledakan terdengar hingga ke Desa Kasengan, Kecamatan Manding, yang berjarak sekitar satu kilometer dari Asta Tinggi.

“Kalau warga Desa Kasengan sudah sejak Selasa malam datang ke Asta Tinggi, karena penasaran mendengar bunyi ledakan,” ujarnya mengungkapkan.

Makam yang diguncang ledakan tersebut adalah makam R.A. Salmah yang merupakan keturunan ke-13 dari salah seorang Raja Sumenep yang memerintah pada tahun 1879-1901, Pakunataningrat.

Pada makam yang diguncang ledakan itu, R.A. Salmah tercatat lahir di Sumenep pada tanggal 5 Mei 1941 dan wafat di Surabaya pada 21 Oktober 2001.

Kondisi makam yang diguncang ledakan itu, bagian tengahnya terlihat seolah-olah mencuat keluar.

ant/isw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…