Rabu, 20 Januari 2010 14:57 WIB Ekonomi Share :

2010, PT KA jadi pasien baru PT PPA

Jakarta–PT Kereta Api akan menjadi pasien baru PT Perusahaan Pengelola Aset atau PPA pada tahun 2010. Ini diharapkan akan memperbaiki kemampuan keuangan perusahaan perkeretaapian tersebut sehingga sanggup meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Rabu (20/1). Menurut Mustafa, PT KA akan disehatkan dengan berbagai mekanisme yang dimiliki PPA selama ini, salah satu kemungkinannya adalah suntikan modal segar.

“Sejak diberi kewenangan untuk menyehatkan BUMN, PT PPA sudah menyehatkan beberapa BUMN, seperti yang kecil-kecil adalah PT Balai Pustaka, dan yang tergolong besar adalah PT PAL,” ujarnya.

PT PPA pada awalnya dibentuk pemerintah untuk mengelola aset-aset eks pemilik saham bank yang dikelola Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang dililit utang kepada pemerintah dalam bentuk Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). PPA hanya menjual aset berupa properti atau surat berharga yang sudah free and clear (bebas dari masalah).

Namun, mulai 1 Januari 2009, PPA tidak lagi mengelola aset eks BPPN. Perusahaan yang bernaung di bawah pengawasan Menteri Keuangan ini mendapatkan mandat baru yakni, menyehatkan BUMN yang memiliki masalah keuangan.

kompas/fid

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…