Selasa, 19 Januari 2010 23:53 WIB Sragen Share :

DPC Partai Demokrat Sragen digoyang isu tak sedap

Sragen (Espos)– Sebanyak 13 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat di Sragen mendesak unsur pimpinan DPC Partai Demokrat untuk berbuat transparan terkait penggunaan uang partai sejak tahun 2006. Pasalnya, sejauh ini unsur pimpinan DPC dituding tidak bersedia secara transparan mengumumkan penggunaan uang tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun Espos, desakan adanya laporan keuangan secara transparan tersebut mulai muncul setelah dilangsukannya rapat PAC sebanyak tiga kali. Di sisi lain, hasil dari rapat PAC tersebut juga menuntut adanya pertemuan mereka dengan DPC, di mana difasilitatori DPD Partai Demokrat Jateng dalam waktu dekat.

Sebanyak 13 PAC yang menuntut adanya transparasi penggunaan keuangan partai diwujudkan dalam pembubuhan tandatangan masing-masing ketua PAC dengan dilengkapi stempel  Partai Demokrat di sebuah surat yang dianggap sudah diketahui DPD Demokrat itu. Di mana, bertindak sebagai koordinator desakan adanya transparasi keuangan, yakni Ketua PAC Mondokan Suram Mustofa dengan juru bicaranya Ketua PAC Gemolong, Ruminto dan Ketua PAC Kalijambe, Sugeng Sutrisno.

“Sebagai PAC, sebenarnya kami sudah melakukan seluruh kewajiban kami. Sedangkan, dalam hal ini sejak tahun 2006, kami pikir DPC Partai Demokrat tidak berlaku transparan dengan penggunaan keuangan partai. Kami mempertanyakan hal ini murni tidak ada tekanan darimanapun dan kami hanya menuntut transparasi, bukan pelengseran Ketua DPC (Joko Saptono),” kata Ketua PAC Kalijambe, Sugeng Sutrisno saat ditemui Espos di Gemolong, Selasa (19/1).

Dia mengatakan, desakan adanya pertanggungjawaban di bidang keuangan sebagai hal yang wajar dan harus diketahui masing-masing PAC sebagai pelaksana kebijakan partai. Terlebih hal tersebut diatur dalam AD/ART partai.

“Ada beberapa hal yang kami tuntut agar transparasi, yakni bantuan partai  politik  yang didapat dari APBD sejak tahun 2006-sekarang, besarnya potongan gaji Dewan, dan adanya bantuan operasional. Kami berharap DPC segera dapat mempertanggungjawabkan kondisi keuangan dengan difasilitatori DPD Jateng agar bersifat obyektif,” katanya.

Hal senada juga dijelaskan Ketua PAC Partai Demokrat Gemolong, Ruminto. Kondisi keuangan di tubuh partai memang pantas dipublikasikan terhadap masing-masing PAC.

Selain dapat bersifat transparan, dengan adanya pertanggungjawaban tersebut membuktikan bahwa koordinasi antara DPC dengan PAC cukup solid.

pso

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…