Senin, 18 Januari 2010 12:12 WIB Internasional Share :

AS kirim 10.000 tentara ke Haiti


Port-au-Prince–
Sekitar 10.000 tentara AS akan tiba di Haiti untuk memulihkan keamanan di negeri yang luluh-lantak diguncang gempa dahsyat itu. Militer AS akan mengamankan jalan-jalan di Haiti seiring semakin meningkatnya aksi penjarahan dan kekerasan yang dilakukan para korban gempa yang selamat.

Kekacauan terus terjadi di jalan-jalan ibukota Haiti, Port-au-Prince pada Minggu, 17 Januari waktu setempat. Banyak warga Haiti yang masih menunggu bantuan pangan, minuman dan obat-obatan makanan menyusul gempa berkekuatan 7 Skala Richter pekan lalu.

Situasi di Port-au-Prince benar-benar kacau. Polisi sampai harus melepaskan tembakan ketika ratusan orang menjarah sebuah supermarket. Akibatnya seorang penjarah tewas seketika terkena peluru polisi. Korban tewas adalah seorang pria berusia 30-an tahun.

Di sejumlah lokasi, aksi penjarahan marak terjadi. Bahkan jumlah polisi kalah banyak dibandingkan para penjarah.

“Tak ada penjara, para penjahat berkeliaran bebas, tak ada otoritas yang mengendalikan ini,” kata Eddy Toussaint, saksi mata penjarahan seperti dilansir harian Telegraph, Senin (18/1).

Pasukan AS diharapkan akan mengatasi kerusuhan di Haiti. Namun belum jelas kapan pasukan AS tersebut akan tiba.

Pemerintah Kanada juga berjanji akan mengirimkan 1.000 tentara lagi untuk mendukung upaya bantuan. Sebelumnya Kanada telah mengerahkan 500 prajurit ke Haiti.

Saat ini banyak warga Haiti yang belum mendapatkan bantuan. Upaya pengiriman bantuan terhambat oleh masalah logistik untuk mengantarkan bantuan itu dari bandara ke kota.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…