Sabtu, 16 Januari 2010 19:53 WIB Karanganyar Share :

Jalan alternatif belum rampung, wisata Jumog masih ditutup


Karanganyar (Espos)–
Pembukaan obyek wisata Air Terjun Jumog untuk masyarakat umum yang direncanakan Minggu (17/1) ini, terpaksa ditunda. Hal itu menyusul pembuatan jalan masuk alternatif ke lokasi yang hingga Sabtu (16/1), belum selesai.

Kepala Desa (Kades) Berjo Kecamatan Ngargoyoso, Dwi Haryanto, dalam penjelasannya kepada Espos menyebutkan pembukaan obyek wisata yang dikelola pemerintah desa (Pemdes) setempat untuk pengunjung ditunda karena proses pembuatan jalan masuk yang masih berlangsung. Dikatakan dia pihaknya memperkirakan pekerjaan itu baru bisa diselesaikan pertengahan pekan depan.

Dwi Haryanto juga menuturkan, penutupan obyek wisata Air Terjun Jumog sejak pertistiwa longsor, Jumat (8/1) lalu, mengakibatkan hilangnga potensi pendapatan mencapai puluhan juta rupiah.

Secara terpisah, Ketua Pengelola Obyek Wisata Air Terjun Jumog, Pardi, membenarkan perihal proses pembuatan jalan masuk baru yang hingga kini masih berlangsung. Dia menyebutkan pekerjaan yang saat ini dilakukan sering terhambat karena faktor cuaca.

try

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…