Jumat, 15 Januari 2010 17:36 WIB Boyolali Share :

Senin, pedagang Pasar Boyolali boyongan


Boyolali (Espos)-
-Pedagang Pasar Boyolali yang akan menempati Pasar Darurat dipastikan mulai boyongan, Senin (18/1). Pedagang diberi waktu tiga hari untuk mengosongkan pasar darurat sapai Rabu (20/1).

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Boyolali (P3B), Jafar Widyo Utomo mengatakan sebagian besar pedagang sudah mengetahui tentang rencana boyongan yang akan dilaksanakan mulai Senin.

“Sebenarnya pedagang sudah siap untuk pindah. Mereka sudah tahu kalau waktu boyongan dimulai Senin. Pasar Darurat harus sudah kosong pada tanggal 20,” ucap Jafar saat ditemui wartawan di Pasar Boyolali, Jumat (15/1).

Pernyataan senada disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Boyolali, Nur Suhartinah dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Boyolali, Eka Wardaya.

Nur mengemukakan pihaknya tidak memaksakan pengosongan pasar darurat bersamaan dengan boyongan pedagang. Dia menyatakan pedagang diberi waktu sampai Rabu untuk mengosongkan pasar darurat.

Ketua PPKPB, H Matyato Fahruri sendiri berjanji akan mengadakan pertemuan internal di PPKPB untuk membahas siapa yang nantinya bakal menempati kios bekas Lippo Bank.

nad

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…