Jumat, 15 Januari 2010 20:51 WIB Klaten Share :

Hujan deras, 1 jembatan putus

Klaten (Espos)–Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Klaten pada Kamis (14/1) lalu mengakibatkan luapan air sungai di sejumlah wilayah. Dua jembatan antardusun rusak dan satu jembatan terputus akibat meluapnya Sungai Bendo di perbatasan Dusun Bendo, Desa Daleman, Kecamatan Tulung.

Selain itu, air bah juga menghantam kandang sapi milik Salimin, 50, warga Margoluwih, Desa Daleman. Kades Daleman, Tulung, Bahtiar Tri Widagdo mengungkapkan, luapan air menghempaskan jembatan yang menghubungkan Dusun Margoluwih dan Dusun Bendo.

“Jembatannya putus sehingga kendaraan tak bisa melintas,” jelasnya, Jumat (15/1).

Menurutnya, derasnya luapan air sungai juga merusakkan jembatan di sebelah barat Dusun Bendo dan jembatan di Dusun Munggung yang dibangun dengan bantuan program PNPM. Pasalnya, tiang penyangga jembatan ambles. Dikatakan Kades, berdasarkan pendataan yang dilakukan aparat desa, tak ada korban jiwa dalam musibah itu.
Hanya saja, lanjutnya, kandang sapi dan dapur salah satu warga terendam dan ada sapi sempat terbawa arus.

“Lahan persawahan seluas sekitar 10 hektare sempat terendam air. Tapi hal itu tak berlangsung lama karena air cepat surut. Kejadian ini telah kami laporkan ke Pemkab,” paparnya. Diungkapkannya, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara, salah seorang warga Daleman, Yuni menuturkan, jembatan yang putus menghubungkan antardusun di Desa Daleman. “Meski jembatan itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, tetapi selama ini sangat berguna sebagai akses ekonomi utama,” kata dia.

Dia menambahkan, jembatan itu merupakan jalan pintas antara dua desa yang bertetangga. Sementara, jembatan lain yang rusak di sisi timurnya relatif baru sehingga yang ambles hanya tiang penyangganya saja. Yuni menduga air sungai meluap lantaran ada tumpukan limbah mi yang dibuang warga di tepi sungai.

rei

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…