Kamis, 14 Januari 2010 19:56 WIB Ekonomi Share :

Harga beras melambung, Pemkot belum gelar OP


Solo (Espos)–
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum akan menggelar operasi pasar (OP) kendati harga beras di tingkat pasaran terus merangkak naik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Solo, Joko Pangarso, menyampaikan toleransi kenaikan harga beras sehingga perlu dilakukan operasi pasar adalah jika beras sudah mengalami kenaikan harga hingga 25% dari tiga bulan sebelumnya atau dari harga normal.

Hal ini, terang Joko, disampaikan dalam Permendag No 22/M-DAG/PER/10/2005 Tentang penggunaan cadangan beras pemerintah untuk pengendalian gejolak harga. “Sementara, saat ini kenaikan harga beras di pasaran baru berkisar 10%, jadi memang belum perlu untuk dilakukan operasi,” tutur Joko, saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Kamis (14/1).

Seperti diketahui, sejak akhir Desember lalu, harga jual beras di pasaran terus mengalami kenaikan. Seperti C4 biasa, dari Rp 5.000 per kilogram, sekarang berada pada kisaran Rp 5.800 hingga 6.000 per kilogram. Kemudian, C4 super dari harga normal Rp 5.500 per kilogram, saat ini berkisar Rp 6.600 per kilogram. Kenaikan kebutuhan bahan pokok yang cukup drastis juga terjadi pada gula dan minyak goreng.

“Yang jelas, operasi pasar itu nanti adalah instruksi langsung dari Departemen Perdagangan RI (Depdagri). Walikota atau Bupati bisa mengajukan jika memang berada dalam situasi darurat. Itupun, pengajuannya melalui Gubernur ke Depdagri,” tambah Joko didampingi Kasubid Perdagangan Dalam Negeri, Corina EP.

Ditambahkan Corina, saat ini yang menjadi perhatian pemerintah adalah soal kenaikan tiga kebutuhan bahan pokok, yakni beras, gula dan minyak goreng. Gula, disampaikan Corina, saat ini masih stabil tinggi pada kisaran harga Rp 10.500 per kilogram.

haw

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…