Kamis, 14 Januari 2010 14:55 WIB News Share :

Boediono bersalah membiarkan Robert langgar hukum

Jakarta–Mantan Gubernur BI Boediono dinilai telah melakukan pembiaran terhadap Robert Tantular yang melakukan pelanggaran pidana. Boediono seharusnya diperiksa Pansus Century lagi.

“Boediono itu sudah tahu ada pelanggaran yang dilakukan Robert. Boediono dianggap melakukan pembiaran karena nggak langsung melaporkan ke polisi,” kata anggota pansus Century, Fachri Hamzah, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1).

Menurut Fachri, orang yang membiarkan orang lain yang telah melakukan tindak pidana merupakan suatu pelanggaran. Karena itu dengan pemanggilan Boediono, akan dikorek apakah ada pelanggaran hukum di dalamnya.

“JK bilang ada perampokan, tapi Boediono bilang tidak ada pelanggaran hukum,” ujarnya.

Fachri mengatakan, selain Boediono, Menkeu Sri Mulyani, Jusuf Kalla, dan seluruh rombongan BI juga perlu diperiksa lagi. Dengan semuanya didudukkan, maka Boediono tak akan bisa berkelit lagi.

dtc/isw

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…