Rabu, 13 Januari 2010 11:03 WIB News Share :

Pansus Century konfrontir jawaban Boediono ke Sri Mulyani

Jakarta–Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang mendapat giliran diperiksa Pansus Century akan ditanyai seputar kebijakan bailout pada Bank Century. Persoalan-persoalan yang kemarin ditanyakan pada Wakil Presiden Boediono juga akan ditanyakan pada Sri Mulyani.

“Temanya tentang bail out, pada saat kita periksa Boediono juga terkait bail out,” ujar Ketua Pansus Angket Century Idrus Marham melalui telepon, Rabu (13/1).

Idrus mengatakan, saat pemeriksaan Boediono kemarin, ada beberapa persoalan yang tidak mendapatkan jawaban memuaskan. Persoalan tersebut, kata Idrus, akan ditanyakan kembali pada Sri Mulyani.

“Ini juga akan ditanyakan kepada Bu Sri Mulyani,” tuturnya.

Idrus mengatakan, ada 5 fokus materi yang akan ditanyakan kepada Sri Mulyani. Materi tersebut antara lain mengenai uang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), indikator krisis, hingga kehadiran mantan Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Kebijakan dan Reformasi (UKP3R), Marsilam Simanjuntak, dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) saat itu.

“Pertama, apakah uang LPS itu uang negara atau bukan. Kedua, apa sih indikator krisis itu. Ketiga, dasar pertimbangan psikologis dan parameter status sistemik. Keempat, status dan kehadiran Marsilam dalam rapat tersebut. Terakhir, mengenai eksistensi KK (Komite Koordinasi) dalam rapat tersebut, karena tidak ada dasar hukumnya,” jelas politisi Golkar ini.

Idrus menjelaskan, pansus hari ini akan memeriksa 2 orang sebagai saksi, yakni Menkeu Sri Mulyani dan mantan sekretaris KSSK Raden Pardede.

“Sri Mulyani terlebih dahulu, diperiksa pukul 10.00 WIB. Lalu dilanjutkan dengan Pak Raden Pardede sore harinya,” tutupnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…