Selasa, 12 Januari 2010 22:35 WIB Wonogiri Share :

Tak penuhi unsur pidana, Kasus KONI mandek


Wonogiri (Espos)-
-Kasus dugaan korupsi dana KONI Wonogiri tahun 2006 dengan tersangka Ketua DPRD Wonogiri, Wawan Setya Nugraha tampaknya bakal berakhir sebagai kesalahan administrasi belaka. Seusai diekpose di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang, Rabu (7/1) lalu, kasus itu dinilai belum memenuhi unsur pidana.

Kesimpulan hasil ekspose tersebut tentu menjadi pukulan berat bagi Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri karena sejak awal, berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi dan barang bukti, Kejari sangat yakin kasus itu mengandung unsur tindak pidana korupsi. Sementara bagi pihak tersangka, kabar ini tidak lagi mengejutkan karena sejak awal, mereka memang yakin kasus itu hanyalah kesalahan administratif.

Kajari Wonogiri, Sukaryo, ditemui Espos di ruang kerjanya, Selasa (12/1) mengungkapkan, Kajati Jateng sendiri yang hadir saat dilakukan ekspose kasus tersebut. Intinya, jelas dia, hasil ekspose tersebut menyimpulkan kasus dugaan penyimpangan dana KONI tahun 2006 dengan tersangka Wawan Setya Nugraha ini belum memenuhi unsur pidana korupsi.

“Kesimpulan Kejati, dalam kasus ini tidak ditemukan adanya kerugian negara akibat pengelolaan uang itu. Tapi hanya persoalan administratif, di mana laporan keuangan tidak sesuai dengan kondisi yang ada. Tapi uang itu sendiri ada, hanya digunakan untuk membiayai kegiatan yang masih berkaitan dengan olahraga,” jelas Sukaryo.

Selanjutnya, Sukaryo mengatakan, pihaknya diminta membuat laporan lengkap hasil ekspose kasus itu dan menyampaikan ke Kejati secepatnya. Dari laporan itulah, kata Sukaryo, Kejati akan membuat keputusan apakah kasus itu bisa diteruskan atau dihentikan dengan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

shs

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…