Selasa, 12 Januari 2010 21:54 WIB Solo Share :

Stok beras Dolog di pasaran kosong

Solo (Espos)–Stok beras Dolog di sejumlah pedagang beras di Kota Solo kosong. Kalaupun tersedia di tingkat distributor ataupun grosir, harganya melambung tinggi dari harga normal rata-rata Rp 3.800 hingga Rp 4.000 per kilogram menjadi kisaran Rp 5.500 per kilogram.

Sejumlah pedagang pun menyampaikan, kekosongan stok beras Dolog yang setara dengan jenis beras Raskin ini juga berpengaruh terhadap harga jual beras yang lainnya. Di mana seperti diketahui, harga beras konsumsi masyarakat dalam dua pekan terakhir ini terus meroket, kendati stoknya berlimpah.

Dari pantauan Espos di Pasar Legi, Selasa (12/1), harga beras C4 biasa berada pada kisaran Rp 5.800 hingga Rp 6.000 per kilogram, sementara harga beras C4 super masih berkisar Rp 6.600 per kilogram.

Pedagang pun mendesak pemerintah segera mengucurkan beras Dolog tersebut, agar kenaikan harga beras yang lain bisa ditekan.
Salah satu pedagang beras di Pasar Legi, Ali Wiyono menyampaikan, memasuki bulan Januari ini beras Dolog ia beli di toko sudah naik drastis dari Rp 4.600 per kilogram menjadi Rp 5.200 per kilogram. “Jadi, saya jual Rp 5.500 per kilogram. Tapi persoalannya, stok beras Dolog itu kosong. Saya coba beli di toko-toko hampir rata-rata kosong,” tutur Ali.

Ali menyebutkan, ketersediaan beras Dolog ini sangat berpengaruh terhadap harga jual beras yang laiinya.

Dikonfirmasi, Kepala Badan Urusan Logisitik (Bulog) Sub Divre III Surakarta, Nono Sukrono menyampaikan, stok beras Bulog yang saat ini berlimpah hingga 57.000 ton di gudang Bulog itu belum bisa dikeluarkan selama belum ada permintaan dari pemerintah kota/kabupaten.

haw

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…